22 May 2015

Mengapresiasi Kopi di IPB

rektor-2

Tekat kami untuk mengenalkan kopi-kopi berkualitas produksi para petani di tanah air, ketemu juga jalannya. Pada hari Jumat pagi (2/5/2015), lalu kami mengadakan acara apresiasi kopi nusantara produksi petani ke jajaran dosen dan juga rektor IPB.  Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dekan Faperta IPB, Dr. Ernan Rustiadi, dengan mengundang beberapa pejabat dekan di IPB dan tentu saja para pecinta kopi yang ada.

Kegiatan kami awali dengan melakukan apresiasi kopi melalui acara uji citarasa atau cupping yang diikuti oleh seluruh peserta. Acara cupping kali ini dipandu oleh Uji Saptono, seorang alumni IPB dari Teknologi Pangan dan Gizi FATETA yang kini menjadi seorang R-Grader kopi dan merupakan co-founder dari Rumah Kopi Ranin.

Cupping dilakukan bukan untuk mengajak para dosen IPB menjadi profesional tester, tetapi menjadi sacara untuk mengenali apa sih citarasa dan aroma kopi Indonesia. Dengan cara ini diharapkan para dosen memiliki narasi-narasi citarasa dan aroma yang bisa dilahirkan untuk tujuan apresiasi hasil produksi para petani di Indonesia. Cukup seru karena, para peserta tidak hanya bisa membedakan kopi dari speciesnya, tetapi juga mulai bisa menarasikan beberapa citarasa yang dirasakan.

Kegiatan ini bisa juga disebut sebagai kegiatan dari grup whatsup coffee talk yang diinisiasi oleh Pak Ernan, dengan anggota para dosen, alumni IPB penggemar kopi termasuk alumni IPB petani kopi dan pemilik kafe seperti Rumah Kopi Ranin. Grup coffee talk melakukan beberapa kali kunjungan ke kebun petani kopi, seperti di Frinsa Farm Ciwide yang juga milik Alumni IPB Wildan Mustofa.

Para dosen sangat antusias dengan kegiatan cupping yang diselenggaran di kebun percobaan agronomi dan hortikultura IPB ini. (Foto Humas Rektorat)

Para dosen sangat antusias dengan kegiatan cupping yang diselenggaran di kebun percobaan agronomi dan hortikultura IPB ini. (Foto Humas Rektorat)

Dalam sambutan rektor IPB, Dr Heri Suhardiyanto, mengajak untuk mencintai kopi Indonesia. Wah bisa seru nih bila para tamu di rektorat nantinya diseduhkan kopi-kopi premium produksi para petani nusantara atau kopi produksi alumninya. Kita tunggu Pak…