4 May 2016

Mencicip Kopi Ciragi

IMG-20160427-WA0031

Antusiasme masyarakat Indonesia saat ini atas kopi, telah ikut direspon oleh Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia (PPBBI) dengan mengeluarkan sebuah produk hasil penelitian mereka yang mereka sebuat sebagai Ciragi. Menurut Dr. Tri Panji sebagai inventor dari Ciragi, produk ciragi ini ditambahkan pada proses olah kopi untuk memberikan bakteri lactobacillus sp. dan khamir bekerja lebih. Sebagai konsekuensinya asam laktat pada hasil akhirnya juga meningkat.

Pada tanggal 26-28 April 2016 kemarin PPBBI mengadakan workshop di Bogor yang diberi tajuk Semangat Baru Kopi Indonesia dengan peserta dari berbagai daerah penghasil kopi di Indonesia. Para peserta diberikan materi tentang proses yang terjadi ciragi ditambahkan pada biji kopi yang sudah dipulper dan diajak ikut mencoba hasil seduhan kopi yang diproses dengan Ciragi.

Untuk  uji citarasa kopi dengan proses menggunakan Ciragi ini PPBBI menjalin kerjasama dengan Rumah Kopi Ranin, dengan alasan memiliki fasilitas  pelaksanaan uji citarasa (cupping protocol). Pada saat kegiatan uji citarasa para peserta banyak yang memberikan kesan bahwa kopi dengan proses ciragi memberikan efek peningkatan pada tekstur atau kekentalan (bodi) dari kopi. Kopi arabika mereka rasakan memiliki citarasa lebih tebal.

Sejumlah 20 orang peserta ikut dalam kegiatan workshop ini, dan beberapa menyatakan keikutsertaan mereka karena dilandasi oleh semangat untuk menghasilkan citarasa kopi yang lebih baik.

Para peserta melakukan uji citarasa dengan membandingkan kopi yang diberikan aplikasi Ciragi pada beberapa tingat konsentrasi (Foto: Iwan Setiawan)

Para peserta melakukan uji citarasa dengan membandingkan kopi yang diberikan aplikasi Ciragi pada beberapa tingat konsentrasi (Foto: Iwan Setiawan)