6 January 2016

Kopi Bogor

cibulao3

Sejak mulai dekenalkan kepada pengunjung, kopi robusta Bogor menjadi salah satu pilihan favorit penggemar robusta di Rumah Kopi Ranin. Maklum selama ini Bogor cuma punya merek kopi lokal yang bisa jadi diambil sumbernya dari daerah lain. Tetapi kini pecinta kopi di Bogor boleh berbangga karena kopi yang ditanam petani di Cisarua masuk kategori fine robusta. Sekelumit kisah kelahiran kopi Bogor kami sajikan.

Gagasan menanam kopi buat Yono dan teman-temanya sangat sederhana. Hutan alam di pinggir dusun Cibulao mulai habis. Setiap hari mereka melihat ada saja pohon yang ditebang. Jika semua pohon habis ditebang, tentu kehidupan mereka yang tinggal di pinggir hutan akan juga terancam. Binatang hutan akan turun ke kampung. Longsor di musim hujan.

Buat Yono dan orang kampung, hutan adalah rumah besar mereka. Tanpa hutan tidak ada rumah besar yang akan melindungi mereka.

Karenanya Yono mulai menanam kopi. Tidak banyak pokok kopi yang ditanam. Dia bukan pengusaha yang ingin membangun menara bisnis kopi. Karenanya pula tiada dalam pikirannya gagasan tentang monokultur. Keyakinannya bersahaja, alam yang terawat akan memberikan kesejahteraan buat yang merawatnya. Titik.

Benar. Setelah kebun kopi berbentuk, sulit buat orang asing yang menebang pohon untuk melalui kebunnya. Kopi telah memberikan pagar alami buat pokok-pokok pohon besar. Selain naungan buat tanaman kopi. Beberapa tester kopi memberi kesaksian bahwa naungan memberikan citarasa istimewa pada kopi.

Di dasar celah bukit yang ditanami kopi itu, pada musim kemarau tahun ini mata air yang bening setia mengalir. Presipitasi dari hujan pada muka tanah di bawah tajuk kopi menjadikan hutan kembali berfungsi sebagai kawasan penyerap air (water catchment area).

Orang sesederhana Yono dan petani kecil lainnya di Cibulao tidak pandai bertinggi hati. Tetapi apa yang mereka lakukan telah membuat sungai Ciliwung terus mengalir dan memberikan sisi segar bagi wilayah dibawahnya seperti daerah Jakarta yang gersang.

Citarasa dan aroma dari kopi produksi para petani kecil dusun Cibulao itu kini ikut bersaksi di Rumah Kopi Ranin. Menjadi penyeduh kopi secara manual di Kota Hujan, tidak lengkap bila tidak ikut menyeduh kopi produksi petani di Bogor. Menariknya kopi produksi petani Cibulao masuk dalam kategori fine robusta atau grade citarasa pamuncak dalam kelompok kopi robusta.

Rumah Kopi Ranin ikut membantu proses belajar bersama dengan para petani mengenai aspek mutu yang sangat mempengaruhi citarasa saat kopi di seduh. Karena itu berangkat bersama trainer dari Rumah Kopi Ranin dan beberapa pengunjung setia dilakukan training citarasa. Asyiknya acara dilakukan di tengah kebun kopi.

Training mengenai citarasa untuk para petani ini adalah cita-cita lama Rumah Kopi Ranin, berangkat dari keprihatinan bahwa banyak petani yang mampu menghasilkan kopi dengan citarasa bagus tetapi mereka sendiri tidak mengetahui kualitasnya. Dengan mengetahui citarasa sebagai pembeda kualitas mereka bisa berbangga mengenai kebun yang mereka rawat.

Training aspek citarasa kopi (Cupping) kepada para petani kopi di Cibulao oleh Tim Lab Sensori dari Rumah Kopi Ranin

Training aspek citarasa kopi (Cupping) untuk para petani kopi di dusun Cibulao, Cisarua Kabupaten Bogor oleh Tim Lab Sensori dari dari Rumah Kopi Ranin

Kopi Bogor Cibulao ditanam di altitude 1000 meter di atas permukaan laut, menjadikan citarasa dan aroma robusta makin intense. Pada seduhan espresso, citarasa dark chocolate sangat dominan, manis dan memberi kesan nyaman yang menghiasi hari peminumnya.

Kompleksitas citarasanya membuatnya dia percaya diri untuk tampil sendiri dalam cappucinno. Sesuatu yang jarang ditemui pada robusta.

Ibu-ibu di Cibulao mendapatkan training mengenai teknik sortasi green bean untuk menghasilkan citarasa yang optimal.

Ibu-ibu di Cibulao mendapatkan training mengenai teknik sortasi green bean untuk menghasilkan citarasa yang optimal.

Menikmati robusta Cibulao dalam secangkir seduhan espresso dan pour over (tubruk, plunger, drip) memanggil memori peminumnya tentang Mocha Java. Rasa manis yang muncul ketika mencecapnya saat hangat cukup memikat.

Kopi robusta cibulao adalah cermin kebersahajaan petani, alam yang dirawat, mata air sungai yang mengalir dan kemanisan citarasa yang menawan.